Efek Samping Vaksin Booster Dapat Diatasi dengan Mudah

Atasi Efek Samping Vaksin Booster

Vaksinasi tahap ketiga atau biasa disebut sebagai vaksin booster sudah digencarkan dan dijalankan Pemerintah mulai pertengahan Januari lalu. Pemberian pertama vaksin booster ditujukan untuk lansia, tenaga kesehatan, dan kelompok individu yang memiliki masalah sistem kekebalan tubuh/imun. Namun kini, pemberian vaksin booster sudah lebih meluas. Seperti vaksinasi pertama dan kedua, sakit karena vaksin booster juga bakal muncul seiring dengan pemberiannya kepada masyarakat. Tentunya, tidak perlu panik karena efek samping vaksin booster dan penangannya memiliki kemiripan dengan vaksinasi pertama dan kedua.

Mulai Februari ini sudah banyak lembaga Pemerintah maupun lembaga swasta yang menyediakan vaksin booster untuk masyarakat sebagai bentuk dukungan memutus rantai Covid-19 yang kini sudah memiliki mutasi teranyarnya, yaitu Omicron.

Baca juga: Tuberkulosis (TBC), Perkembangan, Pengertian dan Ciri Gejalanya

Syarat Dapatkan Vaksin Booster

Untuk mendapatkan vaksin booster memiliki beberapa syarat yang harus dipenuhi. Syarat yang paling utama adalah sudah mendapat vaksin dosis pertama dan kedua. Oleh sebab itu, untuk Sahabat yang belum mendapatkan vaksin pertama dan kedua segera lengkapi dahulu. Dan, berikut ini adalah syarat lengkap untuk dapatkan vaksin booster:

  • Berusia 18 tahun ke atas
  • Lansia
  • Kelompok yang memiliki masalah pada sistem kekebalan tubuh/imun
  • Sudah mendapatkan vaksin pertama & kedua
  • Sudah memenuhi jarak 3 bulan setelah pemberian vaksin kedua

Dimuat dari covid19.go.id, BPOM (Badan Pengawas Obat-obatan dan Makanan) telah resmi memberikan izin penggunaan pada lima vaksin Covid-19 yang bakal digunakan untuk vaksin booster. Lima vaksin ini juga telah mengantongi izin EUA (Emergency Use Authorization). Jenis vaksin yang telah mengantongi izin adalah Sinovac, Moderna, Zifivax, AstraZeneca, dan Pfizer.

Atasi Efek Samping Vaksin Booster

Dengan pemberian vaksinasi ini, pasti juga akan menimbulkan rasa sakit karena vaksin booster ini. Efek sakit/efek samping yang dikarenakan oleh pemberian vaksin booster juga memiliki kesamaan dengan efek samping setelah mendapatkan vaksin pertama maupun kedua. Tidak perlu panik dan tidak perlu takut yang terlalu dalam ketika Sahabat merasakan satu atau beberapa efek samping vaksin booster. Mengapa? Karena itu hanya sakit karena vaksin booster yang bersifat temporary. Lalu apa saja efek samping yang biasa dirasakan?

  1. Nyeri di bekas suntikan
  2. Sakit kepala
  3. Nyeri otot
  4. Demam
  5. Badan lemas
  6. Muntah atau mual

Baca juga: Kadar Gula Darah Normal, Kunci Mencegah Diabetes Mellitus

Untuk mengatasi rasa sakit karena vaksin booster ini ada beberapa cara yang mudah dan sederhana untuk meringankan gejala dari efek samping vaksin booster. Yang pertama, mengompres lokasi suntikan jika merasakan nyeri berkepanjangan pada bagian tangan yang disuntik. Kedua, minum paracetamol dan istirahat yang cukup jika merasakan demam, nyeri otot, dan sakit kepala. Terakhir, tambahkan volume konsumsi air putih untuk menghilangkan rasa mual dan badan yang lemas.

Pada kesimpulannya, efek samping vaksin booster hanya memerlukan perawatan yang sederhana. Tetapi jika efek samping yang dirasakan terlalu lama/berkepanjangan, Sahabat perlu untuk konsultasikan ke Dokter. Laboratorium Klinik CITO memiliki fitur untuk Sahabat melakukan konsultasi Dokter dengan mudah. Fitur Ready Dokter adalah layanan konsultasi online interaktif dengan Dokter secara real-time. Pesan teks hingga video call secara langsung dapat dilakukan untuk berkonsultasi mengenai kondisi kesehatan Sahabat.

CITO Sahabat Sehat