Pemeriksaan Kreatinin, Untuk Ketahui Fungsi Ginjal
Dalam pelaksanaan medical check up, seluruh bagian organ tubuh akan diperiksa untuk mengetahui kerja dan fungsinya. Mulai dari pengecekan kadar gula darah, kolesterol, pemeriksaan jantung, indera tubuh, pemeriksaan ginjal, dan masih banyak lagi. Kreatinin merupakan pemeriksaan kesehatan fungsi dan kerja pada ginjal. Bagian ginjal merupakan organ yang cukup krusial, ginjal memiliki salh satu fungsi yang krusial yaitu menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh hingga membuang limbah hasil metabolisme tubuh. Ditambah lagi, bahwa lebih dari 50% bagian tubuh merupakan air, maka dari itu fungsi ginjal menjadi krusial.
Seputar Pengertian Pemeriksaan Kreatinin
Kreatinin adalah produk limbah hasil metabolisme otot yang digunakan selama kontraksi otot. Kreatinin dihasilkan oleh kreatin, yaitu molekul penting dalam otot yang berfungsi memproduksi energi. Ginjal berfungsi untuk menjaga kadar kreatinin dengan menyaringnya untuk tetap normal dan tidak berubah. Jika ginjal mengalami masalah, kadar kreatinin dapat meningkat dan menumpuk di dalam darah. Akibatnya, berbagai penyakit ginjal dan sistem perkemihan lainnya pun bisa muncul.
Oleh sebabnya, pemeriksaan diperlukan untuk menguji kadar kreatinin, baik dalam darah maupun urine. Sehingga dapat diketahui pemeriksaan kreatinin adalah pemeriksaan untuk mengetahui apakah fungsi dan kerja ginjal tetap optimal atau justru sedang bermasalah dalam menyaring urine dan darah.
Baca juga: Kadar Gula Darah Normal, Kunci Mencegah Diabetes Mellitus
Siapa yang Dianjurkan Untuk Melakukan Pemeriksaan
Pemeriksaan kreatinin ditujukan pada beberapa kelompok yang memiliki ciri dan gejala masalah atau sakit pada ginjal. Berikut ini adalah beberapa ciri dan gejala ginjal yang bermasalah dan disarankan untuk melakukan pemeriksaan ini:
- Mengalami nyeri pinggang pada daerah ginjal,
- Mengalami pembengkakan di lengan dan pergelangan kaki (ankle),
- Sering mengalami tekanan darah tinggi (hipertensi),
- Frekuensi buang air kecil menjadi berkurang dari biasanya,
- Air kencing (urine) berbusa,
- Mendapati darah yang tercampur pada urine.
Teruntuk orang-orang yang mengalami diabetes, penyakit gagal jantung hingga terlalu sering mengonsumsi obat-obatan yang mempengaruhi kerja ginjal, juga disarankan untuk melakukan pemeriksaan ini.
Bagaimana Pemeriksaan Dijalankan
Pemeriksaan kreatinin akan dilakukan dengan menguji urine pasien atau dengan menguji darah pasien. Jika menggunakan urine, maka pasien hanya diharuskan untuk mengeluarkan air kencing (urine) pada wadah yang disediakan. Jika menggunakan darah, pasien akan diambil sample darahnya beberapa mili sesuai dengan tabung kecil untuk menyimpan darah pasien.
Berikut tadi merupakan fungsi dari pemeriksaan kreatinin, siapa yang dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan, hingga bagaimana pemeriksaan ini dijalankan. Sahabat dapat melakukan pemeriksaan ini pada Laboratorium Klinik CITO di seluruh cabang yang tersebar di berbagai kota. Sahabat juga dapat melakukan konsultasi Dokter dengan fitur Ready Dokter untuk mendapatkan penjelasan dan informasi yang dibutuhkan pasien dalam menangani gejala masalah fungsi ginjal maupun gejala penyakit lainnya.

