Home » Artikel Kesehatan » Pentingnya Pemeriksaan Kesehatan Bagi Pasangan Sebelum Menikah!

Momen pernikahan adalah hal yang membahagiakan dan ditunggu-tunggu setiap pasangan yang akan melangsungkan pernikahan. Persiapan matang dan jauh-jauh hari sebelumnya dilakukan baik untuk foto pre wedding, acara pernikahan maupun persiapan fisik dan mental calon pengantin, karena nantinya hal tersebut menjadi satu faktor terpenting dalam mewujudkan sebuah pernikahan dan keluarga yang bahagia. Namun terkadang ada satu hal yang terlewatkan bahkan mungkin tidak dimasukkan ke dalam daftar persiapan pra nikah, pemeriksaan kesehatan pra nikah, pentingkah?

Kenapa Periksa Kesehatan Pra Nikah?

“All in all,one should never worry about a relationship breaking off just because of the test results. lf both people truly love each other, they would instead stick to each other through all the turbulence and support each other while facing the tremendous challenge of overcoming the illness and problems. Even after marriage.”

“Aku percaya pasanganku sehat-sehat saja, tidak berpenyakit yang membahayakan” ujar Lia uring-uringan ketika Sita sahabat karibnya menyarankan Lia dan pasangannya melakukan cek kesehatan pra nikah”.

Saran tersebut sebenarnya tidak salah, karena dengan melakukan pemeriksaan kesehatan pra nikah, calon pengantin telah melakukan tindakan preventif terhadap adanya kemungkinan penyakit bawaan dari keluarga masing-masing. Memang hal tersebut masih belum lazim dilakukan, bahkan pada kalangan tertentu menganggap tabu karena dianggap membuka ‘aib’ menelusuri riwayat kesehatan keluarga. Belum lagi ketakutan calon pengantin bila pada hasil pemeriksaan kesehatan menemukan , penyakit gangguan atau kelainan sehingga harus dibatalkan. Selain itu biaya pemeriksaan kesehatan relatif tidak bisa dibilang murah sehingga belum menjadi skala prioritas yang diutamakan. Jangan sampai ada penyesalan setelah menikah, hanya gara-gara penyakit yang sebenarnya bisa jauh-jauh hari disembuhkan.

Manfaat yang bisa diperoleh dari pemeriksaan kesehatan adalah:

  1. Mengetahui kondisi pasangan serta proyeksi pernikahan yang berkaitan dengan masalah kesehatan reproduksi (fertilitas ) dan genetika ( keturunan ).
  2. Memperoleh kesiapan mental karena sudah mengetahui benar kondisi kesehatan calon pasangan hidupnya.\

Mengetahui penyakit-penyakit yang bila tidak segera ditanggulangi dapat membahayakan calon pasutri dan bakal keturunannya. Rangkaian pemeriksaan kesehatan yang bisa dilakukan seperti tabel berikut:

Kapan Harus Melakukan Pemeriksaan Pra Nikah?

Pemeriksaan Pre Marital (Pra Nikah) idealnya dilakukan 6 bulan sebelum hari H pernikahan. Maksudnya agar tersedia waktu yang cukup untuk mengambil tindakan pencegahan dan pengobatan. Namun ideal tersebut bersifat fleksibel, artinya pemeriksaan kesehatan tersebut dapat dilakukan kapanpun selama pernikahan belum berlangsung.

Jika menemukan permasalahan dari Hasil Pemeriksaan Kesehatan?

Bila ditemukan adanya penyakit-penyakit maupun kelainan-kelainan dari hasil pemeriksaan kesehatan, tindakan-tindakan yang bisa dilakukan, antara lain:

  • Konsultasikan lebih lanjut ke dokter ahli yang berkaitan dengan penyakit-penyakit ataupun kelainan-kelainan.
  • Melakukan pengobatan intensif terhadap penyakit tersebut sesuai dengan saran dari dokter.
  • Mempersiapkan diri terhadap risiko yang mungkin muncul dari penyakit terkait dengan genetik dan seandainya nanti anaknya menderita penyakit tersebut.

Dengan menjalani pemeriksaan kesehatan pra nikah, bukan berarti meragukan pasangan hidup, akan tetapi pencegahan jauh lebih baik daripada pengobatan. Perlu diingat, apapun hasil pemeriksaan kesehatan, keputusan sepenuhnya ada di tangan calon pengantin terkadang di sinilah cinta dan ketulusan pasangan dibuktikan untuk pertama kali.

Yuk segera lakukan pemeriksaan pra nikah di Laboratorium Klinik CITO. Kamu bisa memesan secara online melalui link ini.

Sumber: Majalah Jendela CITO Edisi I Januari 2012