Pap Smear, Cara Untuk Kenali dan Deteksi Potensi Kanker Serviks

Pap Smear untuk Deteksi Kanker Serviks

Teruntuk para wanita, perlu dan sangat dianjurkan untuk lakukan pemeriksaan sel-sel abnormal pada leher rahim dengan pemeriksaan Pap Smear untuk mendeteksi kanker serviks dan potensi kedepannya. Sesuai data yang dicatat oleh WHO, jenis kanker serviks ini menempati urutan kedua dengan jumlah 36.633 kasus atau 9,2% dari total kasus kanker. 

Jaga Kesehatan Rahim

Rahim merupakan bagian tubuh yang harus paling dijaga pada wanita. Dilansir dari sumber, kesehatan pada rahim dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut:

  • Menjaga kebersihan daerah kewanitaan
  • Menghindari perilaku seks yang beresiko
  • Tidak merokok dan minum minuman beralkohol
  • Berolahraga dengan rutin
  • Menghindari stress
  • Hindari lingkungan yang mengandung banyak bahan kimia berbahaya
  • Sarapan dengan porsi yang banyak
  • Konsumsi makanan yang sehat

Pap Smear untuk Lengkapi Kewaspadaan Kesehatan Rahim

Selain menjaga kesehatan rahim, pemeriksaan pap smear perlu untuk dilakukan. Dengan melakukan pemeriksaan pap smear, Sahabat dapat mendeteksi kemungkinan dari adanya pertumbuhan sel yang abnormal pada leher rahim. Pemeriksaan ini dilakukan dengan cara sebagai berikut:

  • Pasien akan diminta untuk melepaskan pakaian bagian bawah, lalu berbaring di meja dengan posisi lutut menekuk dan paha terbuka.
  • Dokter akan memasukkan spekulum, yaitu alat yang berbentuk seperti cocor bebek, ke dalam vagina. Spekulum berfungsi untuk membuka dinding vagina, sehingga bagian leher rahim dapat terlihat. Pada proses ini, mungkin akan muncul rasa tidak nyaman di area panggul.
  • Dokter akan mengambil sampel jaringan di leher rahim menggunakan spatula, sikat, atau keduanya. Setelah selesai, dokter akan menyimpan sampel tadi di dalam wadah khusus dan memeriksanya di laboratorium.

Baca juga: Vaksin Kanker Serviks (HPV), Mengenai Fungsi Penting dan Efek Samping

Pap Smear dapat dikatakan positif jika menemui sel-sel berikut ini:

  • Sel skuamosa atipikal
    Sel skuamosa atipikal adalah sel abnormal yang tumbuh di jaringan yang melapisi dinding luar leher rahim. Kondisi ini dapat menandakan infeksi HPV, infeksi jamur, atau tumor jinak, seperti kista atau polip.
  • Lesi skuamosa intrarepitel
    Lesi skuamosa intrarepitel adalah sel-sel epitel abnormal yang cepat atau lambat dapat berubah menjadi sel kanker.
  • Sel glandular atipikal
    Sel glandular atipikal adalah sel abnormal yang menghasilkan lendir (mukus), tetapi belum bisa dipastikan apakah sel-sel ini akan berubah menjadi kanker.
  • Kanker sel skuamosa dan adenokarsinoma
    Jika pada hasil pemeriksaan pap smear ditemukan sel-sel abnormal ini, maka besar kemungkinan pasien menderita kanker.

Sahabat dapat lakukan pemeriksaan pap smear di cabang-cabang Laboratorium Klinik CITO. Untuk pemegang BPJS Kesehatan, pemeriksaan pap smear di Laboratorium Klinik CITO dapat dibiayai penuh oleh Pemerintah. Sahabat dapat cek persyaratannya di sini. Dokter yang sudah berpengalaman dan spesialis pada kandungan yang bakal memeriksa, mengetes, hingga memverifikasi pemeriksaannya. Stay healthy and let’s fight the cancer!