SEMARANG – Komisaris Utama PT CITO PUTRA UTAMA, dr. Dyah Anggraeni berhasil meraih Prasasta Women in Healthcare Enterpreneurship 2026 dalam ajang Prasasta Gala Awards 2026 yang di gelar di PO Hotel Semarang pada Kamis, 24 September 2026.
Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas perjalanan dan kontribusi dr. Dyah Anggraeni dalam bidang kesehatan, kepemimpinan, serta pengembangan kewirausahaan di sektor layanan kesehatan. Prasasta Women in Healthcare Enterpreneurship 2026 menegaskan bahwa kontribusi perempuan dalam pengembangan sektor kesehatan merupakan salah satu elemen penting dari kemajuan dunia usaha dan pelayanan untuk masyarakat.
Apresiasi dr. Dyah Anggraeni di Bidang Kesehatan
Prasasta Gala Awards 2026 diselenggarakan sebagai bagian dari perayaan Dies Natalis ke-39 Universitas Semarang (USM). Acara ini adalah bentuk kerja sama anatara USM, Kamar Dagang dan Industri (Kadin), serta Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) cabang Jawa Tengah.
Mengangkat tema “Honoring Legacy and Celebrating Excellence”, Prasta Gala Awards 2026 memberikan penghargaan kepada berbagai tokoh maupun lembaga dari berbagai macam bidang. Penyelenggara mengungkapkan bahwa penghargaan tersebut bertujuan untuk menghargai kontribusi nyata serta mendorong kerja sama antara akaemisi, sektor bisnis, media, pemerintah, dan masyarakat.
👉🏻Baca Juga: Laboratorium CITO Raih Entrepreneurial Marketing for Impact 2026, Bukti Komitmen Berinovasi di Era AI
Perjalanan Karier di Dunia Kesehatan
dr. Dyah Anggraeni memulai pengabdiannya sebagai dokter di Puskesmas Kalibawang, Kendal. Pengalaman itu menjadi bagian dari perjalanan panjangnya sebelum ia berperan dalam pengembangan Laboratorium Medis CITO. Sejak tahun 2008, dr. Dyah Anggraeni berperan serta dalam perjalanan CITO. Dampaknya adalah bagian dari proses pengembangan layanan klinik laboratorium dan penguatan peran CITO dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, terutama di Jawa Tengah. Selain menjalankan tugas profesional di sektor kesehatan, dr. Dyah Anggraeni juga terlibat dalam pengembangan organisasi dan kewirausahaan. Pengalaman itu menunjukkan perjalanan yang menggabungkan latar belakang medis dengan keterampilan kepemimpinan dan manajemen organisasi.
Menjadi Ketua Yayasan Jantung Indonesia Cabang Jawa Tengah
Selain perannya dalam pengembangan layanan medis, dr. Dyah Anggraeni juga diamanahkan sebagai Ketua Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Cabang Jawa Tengah untuk periode 2026–2031. Kepercayaan itu menjadi bagian dari perjalanan dr. Dyah Anggraeni dalam meningkatkan perannya di sektor kesehatan. Melalui perannya, ia berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang kesehatan jantung serta mendorong berbagai aktivitas edukatif dan promosi di Jawa Tengah. Jabatan sebagai Ketua YJI Cabang Jawa Tengah untuk periode 2026–2031 juga melengkapi karir profesionalnya sebagai dokter dan pemimpin dalam bidang layanan kesehatan. Pengalaman itu menjadi salah satu elemen dalam catatan yang mendukung penerimaan penghargaan Prasasta Women in Healthcare Entrepreneurship 2026.
👉🏻Baca Juga: dr. Dyah Anggraeni Resmi Pimpin Yayasan Jantung Indonesia Cabang Provinsi Jawa Tengah Periode 2026 – 2031
Memotivasi Perempuan untuk Berani Berwirausaha
Perjalanan beliau berhubungan dengan semangat untuk mendorong lebih banyak perempuan agar berani menjalani peran dalam dunia bisnis. Antusiasme itu tidak hanya berhubungan dengan prestasi individu saja. Selanjutnya, kehadiran perempuan dalam dunia bisnis dan sektor kesehatan dapat menciptakan peluang untuk munculnya berbagai macam ide, inovasi, serta sumbangan baru bagi masyarakat. Perjalanan dr. Dyah Anggraeni mencerminkan bagaimana pengalaman kerja dapat berkembang menjadi sumbangan yang lebih besar. Dari pengalaman sebagai medis hingga berkontribusi dalam pengembangan usaha layanan kesehatan, setiap fase berperan dalam proses membentuk ekosistem kesehatan yang selalu menyesuaikan diri.
Menjadi Momentum untuk Terus Berinovasi
Keberhasilan dalam Prasasta Women in Healthcare Enterpreneurship 2026 juga menjadi momen untuk terus memperkuat semangat kreativitas di sektor kesehatan. Kemajuan teknologi dan perubahan tuntutan masyarakat mendorong sektor kesehatan untuk terus bertransformasi.
Bagi beliau inovasi tidak hanya berkaitan dengan penggunaan teknologi, tetapi juga tentang cara layanan kesehatan dapat memberikan kemudahan serta nilai lebih bagi masyarakat. Pendekatan ini merupakan bagian dari usaha CITO untuk terus berkembang sebagai laboratorium medis yang modern dan fokus pada kebutuhan pelanggan.
“Penghargaan Prasasta Women in Healthcare Enterpreneurship 2026 menjadi apresiasi yang sangat berarti. Capaian ini tidak hanya menjadi penghargaan bagi saya secara pribadi, tetapi juga menjadi apresiasi bagi seluruh keluarga besar CITO yang terus bekerja dan berinovasi dalam memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat”, ujar dr. Dyah Anggareni
Pencapaian ini diharapkan dapat menjadi dorongan untuk terus menghadirkan perkembangan baru dalam layanan kesehatan sekaligus memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
👉🏻Baca Juga: CITO Raih Indonesia Original Brand Award 2026 Kategori Labaroratorium Klinik
Innovation for Happiness
