Pencegahan Polio sebagai Upaya Perlindungan Kesehatan Anak
pencegahan polio pada anak melalui imunisasi

Polio kembali menjadi perhatian global seiring ditemukannya kasus sporadis di beberapa negara dalam beberapa tahun terakhir. Kondisi ini menegaskan bahwa polio belum sepenuhnya hilang dan tetap menjadi ancaman serius terhadap kesehatan anak. Pencegahan polio pada anak bukan hanya isu medis, melainkan bagian dari strategi jangka panjang dalam membangun generasi yang sehat, produktif, dan berdaya saing di masa depan.

Mengenal Polio sebagai Penyakit Menular yang Berisiko Tinggi

Polio atau poliomyelitis merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh poliovirus dan menyerang sistem saraf pusat. Penyakit ini dapat berkembang cepat dan menyebabkan kelumpuhan permanen, terutama pada anak usia di bawah lima tahun. WHO menegaskan bahwa meskipun sebagian besar kasus tidak menunjukkan gejala berat, potensi dampaknya sangat serius dan tidak dapat diabaikan. Pencegahan polio pada anak menjadi langkah strategis karena sekali kelumpuhan terjadi, kondisi tersebut dapat berdampak jangka panjang terhadap kualitas hidup.

👉🏻Baca Juga: 15 Makanan yang Membantu Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Penyebab Polio yang Perlu Diwaspadai

Polio disebabkan oleh infeksi poliovirus yang masuk ke dalam tubuh melalui jalur pencernaan. Virus ini berkembang biak di usus dan dapat menyebar ke sistem saraf.

Faktor utama penyebab penularan polio meliputi:

  • Konsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi virus
  • Sanitasi lingkungan yang buruk
  • Kebersihan tangan yang tidak terjaga
  • Cakupan imunisasi yang tidak optimal

Centers for Disease Control and Prevention Tahun 2023 mengatakan bahwa wilayah dengan akses sanitasi rendah dan kepadatan penduduk tinggi memiliki risiko penularan yang lebih besar. Oleh karena itu, pencegahan polio pada anak tidak dapat dipisahkan dari upaya peningkatan kualitas lingkungan dan perilaku hidup bersih.

Gejala Polio Pada Anak

Salah satu tantangan terbesar dalam pencegahan polio pada anak adalah sifat penyakit ini yang sering kali tidak menimbulkan gejala awal yang jelas. WHO menyebutkan bahwa lebih dari 70 persen infeksi polio bersifat tanpa gejala, namun tetap menular.

Gejala ringan yang dapat muncul meliputi:

  • Demam ringan
  • Kelelahan
  • Sakit kepala
  • Mual atau muntah

Gejala juga dapat berkembang menjadi:

  • Nyeri dan kekakuan otot
  • Kesulitan bergerak
  • Kelumpuhan mendadak pada lengan atau tungkai
  • Gangguan pernapasan akibat kelumpuhan otot dada

Kondisi ini menegaskan pentingnya pencegahan polio pada anak sejak dini, bahkan sebelum gejala muncul.

Cara Penanganan Polio

Hingga saat ini, belum tersedia terapi yang dapat menyembuhkan polio secara spesifik. Penanganan medis difokuskan pada perawatan suportif untuk meminimalkan komplikasi dan meningkatkan kualitas hidup pasien.

Cara menangani polio meliputi:

  • Perawatan medis untuk mengurangi nyeri dan peradangan
  • Terapi fisik untuk mempertahankan fungsi otot
  • Pemantauan fungsi pernapasan pada kasus berat
  • Rehabilitasi jangka panjang bagi pasien dengan kelumpuhan

Imunisasi sebagai Pencegahan Polio pada Anak

Imunisasi polio merupakan langkah paling efektif dalam pencegahan polio pada anak. Vaksin bekerja dengan membentuk kekebalan tubuh sebelum virus menyerang sistem saraf, sehingga mampu mencegah terjadinya kelumpuhan permanen. WHO dan CDC menegaskan bahwa cakupan imunisasi yang tinggi berperan penting dalam memutus rantai penularan dan menjaga status bebas polio. Konsistensi pelaksanaan imunisasi rutin menjadi kunci utama perlindungan jangka panjang, terutama di tengah meningkatnya mobilitas global dan risiko masuknya kembali virus polio ke suatu wilayah.

👉🏻Baca Juga: Imunisasi: Perisai Kecil yang Menjaga Masa Depan Anak

Polio Bisa Dicegah, Masa Depan Sehat Dimulai Sekarang

Pencegahan polio pada anak merupakan investasi kesehatan jangka panjang yang memberikan dampak luas bagi individu dan masyarakat. Imunisasi lengkap, lingkungan yang bersih, serta pemeriksaan kesehatan rutin membentuk sistem perlindungan yang solid dan berkelanjutan. Pemanfaatan layanan laboratorium medis tepercaya, akses aplikasi Beranda CITO, follow WhatsApp Channel CITO untuk memperoleh informasi kesehatan terkini, promo layanan pemeriksaan, dan edukasi kesehatan terkini.

 

Innovation For Happiness

Selamat Tahun Baru 2026