
Thalassemia, penyakit kelainan darah hererediter (bawaan) oleh orang tua pembawa gen thalassemia, ditandai dengan berkurangnya atau tidak adanya sintesia (pembentukan) rantai globin normal (α dan β) sehingga mengakibatkan jumlah hemoglobia di dalam tubuh berkurang. Kondisi tersebut membuat penderita thalassemia harus melakukan transfusi darah seumur hidupnya. Untuk mengetahui ada tidaknya kecenderungan thalassemia maka perlu tindakan preventif dengan melakukan pemeriksaan screening thalassemia. Laboratorium Klinik CITO memberikan dukungan pada Rotary Club yang berada di wilayah Semarang dan sekitar dalam Disease and Prevention Programme; Carrier Screening for Thalasesemia, dengan memberikan spesial price untuk pemeriksaan screening thalassemia yang berlangsung pada tanggal 12 Desember 2015 di Vina House Semarang.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh anggota Rotary Club of Semarang Kunthi, Rotary Club of Semarang Semarang, Rotary Club of Semarang Tanjung Mas, Indraprasta, Tugu Muda, Sentral dan Rotary Satelt Club of Kunthi Pandhawa. Selain itu hadir pula Ketua Yayasan Thalassemia Indonesia Dr.dr Kusmiyati, M.Kes, Ketua POPTI dr. Hadi Saroso dan perwakilan dari orang tua sekaligus penderita thalassemia. Pada acara tersebut juga mendatangkan nara sumber Dr.dr.Nyoman Suci Widyastiti sebagai pembicara.
Dengan adanya kegiatan ini diharapkan bisa preventif terhadap penyakit thalassemia, karena penyakit ini tidak ada obatnya hanya bisa dikendalikan, namun bila sudah menderita maka yang dilakukan adalah memberikan treatmen. Berikut manfaat dari melakukan pemeriksaan screening thalassemia;
- Merupakan tindakan preventif karena belum ada tindakan kuratif (pengobatan), tindakan yang bisa dilakukan hanya berupa supportif
- Untuk mengetahui ada / tidaknya (carrier) thalassemia karena penyakit ini dapat diturunkab dari generasi ke generasi
- Untuk mempersiapkan diri karena bila menderita thalassemia membutuhkan transfusi darah rutin seumur hidup
