Alergi, Mengenai Faktor Penyebab & Pemeriksaan Untuk Pengobatannya

Alergi, Mengenai Faktor Penyebab & Pemeriksaan Pengobatannya

Sahabat pasti pernah menemui teman yang memiliki perbedaan dalam berbagai hal. Contohnya, mungkin Sahabat tidak mengalami hal apapun ketika selesai mengonsumsi daging sapi. Tetapi ada teman Sahabat yang mengalami gatal-gatal, tepat setelah mengonsumsi daging sapi yang sama. Hal ini dinamakan oleh alergi, yaitu kondisi sistem imun yang merespon zat atau benda asing yang masuk ke dalam tubuh. Seharusnya, daging sapi bukanlah hal yang asing bagi tubuh namun memang ada beberapa orang yang memang menilainya sebagai zat/makanan asing. Hal ini yang menyebabkan pemeriksaan alergi perlu dilakukan.

Gejala & Tanda Alergi

Yang dinilai sebagai zat asing bagi tubuh ini dinamakan alergen. Yang termasuk dalam alergen juga banyak macamnya. Ada makanan, obat, kondisi cuaca, serbuk sari tanaman, epitel & bulu hewan, dan berbagai hal lainnya. Kondisi dan gejala yang ditimbulkan dari alergi juga bermacam-macam. Berikut ini adalah beberapa di antaranya:

  • Rasa gatal pada kulit
  • Sesak nafas yang berujung pada asma
  • Mata berair
  • Sakit perut hingga diare
  • Ruam pada kulit
  • Sensasi kulit terbakar
  • Muncul bentol-bentol pada kulit
  • Bersin-bersin
  • Hidung berair
  • Batuk kering maupun berdahak
  • Hingga, Anaphylaxis

Faktor Penyebab

Dari berbagai gejala yang ditimbulkan, anaphylaxis. Dikutip dari Healthline, kondisi ini dapat menimbulkan efek kesulitan untuk bernafas, pusing kepala yang berat, hingga kehilangan kesadaran. Anaphylaxis ini merupakan efek yang paling harus diwaspadai, meskipun gejala yang lain juga perlu untuk mendapatkan perhatian yang tinggi. Lalu apa saja faktor penyebab sebenarnya dari alergi?

  • Akibat oleh dingin atau cuaca
  • Serbuk sari dari tanaman (bunga)
  • Epitel & bulu dari hewan
  • Berbagai makanan tertentu
  • Berbagai obat tertentu

Pengobatan & Pemeriksaan Alergi

Dari berbagai penyebab ini, gejala yang ditimbulkan juga berbeda-beda. Contoh, gejala yang akan muncul ketika alergi terhadap dingin adalah bersin, batuk, atau gatal pada kulit. Namun, tentu saja gejala yang ditimbulkan ini belum tentu sama dengan orang lain yang sama mengidap alergi dingin. Untuk obat yang biasa digunakan adalah antihistamin. Obat ini ada yang berupa pil, semprotan, hingga obat tetes mata. Tetapi, tetap dianjurkan untuk mengonsultasikan dahulu, gejala yang diakibatkan oleh alergi kepada Dokter terkait.

Selain itu, dapat melakukan pemeriksaan alergi menggunakan Panel Pemeriksaan Alergi.  Pemeriksaan alergi ini dilakukan dengan cara mengambil sampel darah dari pasien untuk diteliti dan dianalisa terkait faktor penyebab pasti dari alerginya. Pemeriksaan alergi ini bertujuan untuk mengetahui jumlah total IgE dan menemukan penyebab terjadinya reaksi alergi. Benda asing (alergen) yang masuk kedalam tubuh akan menghasilkan Immunoglobulin E (IgE) sebagai bentuk pertahanan dari tubuh. Panel Pemeriksaan Alergi CITO dapat mengidentifikasi berbagai macam alergen yang terdapat pada produk EUROLINE Atopy Indonesia, yaitu:

Benang Sari Rumput – rumputan

  1. Rumput Grinting
  2. Rumput Timothy
  3. Grass Mix 1 (Sweet Vernal Grass, Rumput Grinting, Rumput Timothy & Sereal)
  4. Acasia/Akasia
  5. Australian Pine/Pinus Australia
  6. Oil Palm/Pohon Sawit
  7. Kapuk

Tungau & Debu Rumah

  1. Dermatophagoides Pteronyssinus
  2. Dermatophagoides Farinae
  3. Dermatophagoides Microceras
  4. Tyrophagus Putrescentiae
  5. Glycyphagus Domesticus
  6. Blomia Tropicalis

Racun Serangga

  1. Racun Lebah Madu
  2. Racun Kecoa Jerman

Makanan

  1. Wheat Flour/Tepung terigu
  2. Gluten
  3. Peanut/Kacang Tanah
  4. Soybean/Kacang Kedelai
  5. Hazelnut/Kacang Hazelnut
  6. Almond/Kacang Almond
  7. Baker’s Yeast/Ragi
  8. Glutamate
  9. Egg White/Putih Telur
  10. Cow’s Milk/Susu Sapi
  11. nBos d4 Œ± – Lactalbumin/Protein Susu
  12. nBos d5 Œ≤ – Lactoglobulin/Protein Susu
  13. nBos d8 Kasein/Protein Susu
  14. nBos d6 BSA (Milk)/Bovine Serum Albumin
  15. Chocolate/Coklat
  16. Salmon/Ikan Salmon
  17. Crab/Kepiting
  18. Shrimp (Prawn)/Udang
  19. Lobster
  20. Shellfish Mix 1 (Lobster, Tiram, Remis)
  21. Codfish/Ikan Cod
  22. Tuna/Ikan Tuna
  23. Duck Meat/Daging Bebek
  24. Beef (Cooked)/Daging Sapi
  25. Lamb/Daging Domba
  26. Pork (Cooked)/Daging Babi
  27. Chicken/Ayam
  28. Cheddar Cheese/Keju Cheedar
  29. Tomato/Buah Tomat
  30. Garlic/Bawang Putih
  31. Strawberry/Buah Strawbery
  32. Kiwi/Buah Kiwi
  33. Coffee/Kopi

Benang Sari Pohon

  1. Pohon Akasia
  2. Pohon Pinus
  3. Pohon Kelapa Sawit

Epitel Hewan dan Bulu Hewan

  1. Epitel Kucing
  2. Epitel Anjing
  3. Epitel Kuda
  4. Feather Mix (Bulu Ayam, Bulu Bebek, Bulu Angsa)