Ketika menyaksikan pertandingan sepak bola, sering kali terlihat pemain mengangkat minuman dari botol, berkumur sebentar, lalu memuntahkannya ke lapangan. Kebiasaan ini sering menimbulkan berbagai anggapan, mulai dari sekadar tren hingga dugaan bahwa pemain enggan mengonsumsi terlalu banyak cairan saat bertanding. Sebenarnya, kebiasaan para pesepakbola menyemprotkan minuman sangat berkaitan dengan taktik menjaga kondisi fisik saat bertanding.
Apa sebenarnya alasan di balik pemain bola menyembur minuman? Berikut penjelasan medisnya
Mengapa Pemain Bola Menyembur Minuman?
Sepak bola adalah cabang olahraga yang memerlukan aktivitas fisik intensif selama lebih dari 90 menit. Dalam sebuah pertandingan, pemain bisa berlari, berakselerasi, melakukan sprint, dan menjaga konsentrasi dalam waktu yang lama. Dalam situasi itu, tubuh kehilangan cairan melalui keringat. Kehilangan cairan yang tidak dapat dikompensasi bisa memengaruhi kemampuan fisik, fokus, dan pengambilan keputusan saat bermain. Karena itu, atlet umumnya menggunakan strategi hidrasi yang telah disusun oleh tim medis dan ahli gizi olahraga. Beberapa pemain memilih untuk menelan minuman, sementara yang lainnya berkumur terlebih dahulu dan memuntahkan cairan tersebut. Kebiasaan ini dapat menjadi bagian dari pilihan pribadi untuk mempertahankan kenyamanan sepanjang pertandingan berlangsung.
Mulut Berperan Penting Saat Olahraga
Banyak orang beranggapan bahwa keuntungan dari minuman olahraga hanya didapat setelah cairan masuk ke dalam lambung. Akan tetapi, dalam dunia olahraga profesional, sensasi baru di mulut juga bisa membuat pemain lebih nyaman saat suhu arena tinggi dan intensitas pertandingan meningkat.
Selain itu, berkumur dapat membantu mengurangi rasa kering di rongga mulut akibat aktivitas fisik yang intens. Kondisi ini krusial karena rasa haus dan mulut kering sering kali menjadi tanda awal bahwa tubuh memerlukan tambahan cairan.
👉🏻Baca Juga: Cegah Dehidrasi! Begini Cara Menjaga Tubuh Tetap Terhidrasi Saat Puasa
Hidrasi Menjadi Faktor Utama dalam Sepak Bola
Menurut World Health Organization (WHO), olahraga secara rutin memberikan keuntungan besar bagi kesehatan, namun kebutuhan energi dan cairan juga harus diperhatikan agar tubuh dapat berfungsi secara maksimal. Sementara itu, CDC menegaskan bahwa air adalah pilihan terbaik untuk menjaga hidrasi tubuh dan mendukung berbagai fungsi penting, termasuk pengaturan suhu tubuh serta distribusi nutrisi ke seluruh jaringan. Kecukupan cairan berperan penting dalam mendukung fungsi otak dan kinerja fisik selama kegiatan. Dalam pertandingan sepak bola yang berlangsung di bawah suhu tinggi, kehilangan cairan bisa terjadi lebih cepat dibandingkan dengan aktivitas harian. Itulah alasan mengapa atlet profesional mengikuti jadwal hidrasi yang teratur sebelum, selama, dan sesudah pertandingan.
Tubuh Juga Membutuhkan Energi
WHO mengungkapkan bahwa karbohidrat adalah sumber energi utama bagi tubuh. Pada individu yang secara fisik aktif, kebutuhan energi bertambah karena tubuh memerlukan lebih banyak bahan bakar untuk mendukung aktivitas otot. Inilah alasan di balik banyaknya minuman yang dikonsumsi atlet memiliki campuran air, karbohidrat, dan elektrolit. Tujuannya tidak hanya sekadar mengatasi rasa haus, tetapi juga mendukung pemeliharaan ketersediaan energi selama aktivitas fisik berlangsung.
Namun, strategi konsumsi minuman pada atlet profesional sangat personal dan disesuaikan dengan kondisi fisik setiap pemain.
👉🏻Baca Juga: Reaksi Otakmu Saat Berolahraga, Ternyata Bukan Cuma Tubuh yang Bekerja
Kesehatan Atlet Tidak Ditentukan oleh Latihan
Salah satu fakta menarik yang sering terabaikan adalah bahwa kinerja atlet tidak semata-mata ditentukan oleh latihan fisik. Kondisi kesehatan secara umum, pola makan, kualitas tidur, status hidrasi, dan kesehatan metabolik juga sangat berpengaruh. WHO menyatakan bahwa pola makan yang sehat dan seimbang harus memenuhi prinsip kecukupan, keseimbangan, moderasi, serta keberagaman. Gabungan antara olahraga dan pemenuhan kebutuhan gizi menjadi dasar utama untuk mempertahankan kinerja tubuh dengan baik.
Pentingnya Hidrasi Tubuh
Pentingnya menjaga hidrasi, keseimbangan energi, dan pemeliharaan kesehatan tubuh saat melakukan aktivitas. Walaupun tampak mudah, kebiasaan ini mengisyaratkan bahwa mempertahankan performa memerlukan perhatian terhadap berbagai faktor kesehatan.
Untuk mendukung pola hidup sehat serta mendeteksi lebih awal berbagai risiko penyakit, pemeriksaan kesehatan rutin dapat dilakukan di Laboratorium Medis CITO. Data mengenai layanan pemeriksaan, promo kesehatan terkini, pendidikan kesehatan, serta berbagai program kesehatan lainnya dapat diakses melalui aplikasi Beranda CITO dan WhatsApp channel CITO. Tindakan kecil hari ini bisa menjadi kontribusi besar untuk kesehatan di masa yang akan datang.
Innovation for Happiness
REFERENSI
- Centers for Disease Control and Prevention. 2025. Water and Healthier Drinks.
- Centers for Disease Control and Prevention. 2025. Nutrition, Physical Activity, and Obesity.
- Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2024. Pedoman Gizi Seimbang. Jakarta: Kemenkes RI.
- Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2024. Aktivitas Fisik untuk Kesehatan. Jakarta: Kemenkes RI.
- World Health Organization. 2024. Physical Activity. Geneva: WHO.
