Kesehatan bukan sekadar ketiadaan penyakit, melainkan kondisi tubuh, pikiran, dan jiwa yang seimbang. Di tengah kesibukan sehari-hari, banyak orang sering mengabaikan hal-hal kecil yang justru menjadi pondasi kesehatan jangka panjang. Perilaku hidup sehat, mulai dari pola makan hingga pemeriksaan rutin, terbukti dapat menurunkan risiko penyakit kronis seperti diabetes, kanker, dan penyakit jantung.
Mengapa Perilaku Hidup Sehat Itu Penting?
Menurut Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes, 2023), penyakit tidak menular (PTM) seperti hipertensi, diabetes, kanker, dan penyakit kardiovaskular kini menjadi penyebab utama kematian di Indonesia, menyumbang lebih dari 70% total kematian. Ironisnya, sebagian besar penyakit ini bisa dicegah dengan perubahan perilaku hidup sederhana.
Sementara itu, World Health Organization (WHO, 2022) menegaskan bahwa perilaku sehat seperti mengonsumsi makanan bergizi, aktif bergerak, dan melakukan deteksi dini berperan penting dalam meningkatkan angka harapan hidup masyarakat.
Pilar Perilaku Hidup Sehat
Berikut beberapa langkah sederhana yang bila dilakukan konsisten, dapat menjadi investasi besar bagi kesehatan jangka panjang:
-
Konsumsi Makanan Bergizi Seimbang
Mengacu pada Isi Piringku dari Kemenkes, idealnya porsi makan mencakup 50% buah dan sayur serta 50% karbohidrat dan protein. Konsumsi serat yang cukup dapat menurunkan risiko kanker usus besar hingga 25% (WHO, 2021). -
Batasi Konsumsi Gula, Garam, dan Lemak
Kemenkes RI menganjurkan batas maksimal konsumsi gula 50 gram, garam 5 gram, dan lemak 67 gram per hari. Konsumsi berlebihan terbukti meningkatkan risiko obesitas dan diabetes tipe 2. -
Minum Air Putih Minimal 8 Gelas per Hari
Dehidrasi ringan saja dapat menurunkan konsentrasi dan produktivitas hingga 20% (WHO, 2021). Tubuh membutuhkan cairan yang cukup untuk menjaga fungsi organ tetap optimal. -
Aktif Bergerak dan Olahraga Teratur
Rekomendasi WHO adalah minimal 150 menit aktivitas fisik intensitas sedang per minggu. Aktivitas fisik dapat menurunkan risiko penyakit jantung hingga 30%. -
Tidur Cukup dan Berkualitas
Rata-rata orang dewasa membutuhkan tidur 7–9 jam per malam. Kurang tidur kronis dapat meningkatkan risiko hipertensi dan obesitas. -
Hindari Rokok, Alkohol, dan Vape
Data Kemenkes (2022) menunjukkan bahwa perokok memiliki risiko 13 kali lebih besar terkena kanker paru. Menghentikan kebiasaan ini terbukti memperpanjang usia harapan hidup. -
Rutin Periksa Kesehatan
Medical check up rutin dapat mendeteksi penyakit lebih awal. Dengan deteksi dini, pengobatan menjadi lebih efektif dan biaya lebih ringan.
CITO: Sahabat Hidup Sehat Anda
Laboratorium Klinik CITO hadir untuk mendukung masyarakat dalam menerapkan perilaku hidup sehat. Melalui berbagai layanan mulai dari Medical Check Up, pemeriksaan laboratorium, hingga edukasi kesehatan, CITO membantu memastikan kesehatan Anda tetap terjaga.
👉 Baca juga: Olahraga Bakar Kalori: Pilihan Seru untuk Hidup Sehat & Aktif
Yuk Mulai Hidup Sehat Dari Sekarang
Perilaku hidup sehat bukan sekadar checklist, tetapi sebuah komitmen jangka panjang untuk menjaga kualitas hidup. Dengan langkah sederhana seperti makan bergizi, rutin berolahraga, cukup tidur, serta melakukan pemeriksaan kesehatan di CITO, kita bisa mengurangi risiko penyakit serius dan hidup lebih bahagia.
Innovation For Happiness
Referensi
-
Kementerian Kesehatan RI. (2023). Profil Kesehatan Indonesia 2023. Jakarta: Kemenkes RI.
-
Kementerian Kesehatan RI. (2022). Panduan Gizi Seimbang dan Isi Piringku. Jakarta: Direktorat Gizi Masyarakat.
-
World Health Organization (WHO). (2022). Noncommunicable diseases. Retrieved from https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/noncommunicable-diseases
-
World Health Organization (WHO). (2021). Healthy diet. Retrieved from https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/healthy-diet


