Home » News » Laboratorium Klinik CITO Memperoleh Penghargaan Top Digital Company Award 2020

PT Cito Putra Utama (Laboratorium Klinik CITO) berhasil mendapatkan penghargaan Top Digital Company Award 2020 untuk kategori Laboratorium di ajang Top Digital Company Award 2020 yang diadakan Majalah Marketing bekerjasama dengan Survey One dan Frontier Digital. Penghargaan ini diterima langsung oleh Andre Nugroho, Manager IT PT Cito Putra Utama. Penghargaan yang diterima Laboratorium Klinik CITO pada ajang Top Digital Company Award 2020 ini merupakan bentuk keberhasilan perusahaan dalam melakukan transformasi digital untuk memberikan layanan terbaik bagi pelanggan.

Penganugerahan penghargaan diberikan pada hari Selasa, tanggal 10 Maret 2020 bertempat di Hotel Mulia, Jakarta. Laboratorium Klinik CITO memperoleh penghargaan ini setelah melewati berbagai rangkaian tahapan dalam penjurian Top Digital Company Award 2020. Majalah MARKETING bekerjasama dengan Survey One dan Frontier Tech melakukan kegiatan penjurian terhadap peserta terpilih dari berbagai kategori yang telah ditetapkan. Laboratorium Klinik CITO mendapatkan nominasi dan terpilih untuk mengikuti proses penjurian dan akhirnya ditetapkan sebagai salah satu pemenang untuk mendapatkan penghargaan ini untuk kategori Laboratorium karena dinilai telah berhasil melakukan transformasi digital dalam berbagai aspek di dalam perusahaan.

GM Retail Business, D Vivi Chandra A. bersama Tim IT dan Digital Marketing (Gambar dari Majalah MarketingEdisi 12/XIX/Desember 2019

Proses penjurian dalam penghargaan ini sendiri dibagi menjadi beberapa tahap mengingat banyaknya perusahaan yang mengikuti. Laboratorium Klinik CITO memperoleh kesempatan untuk mengikuti penjurian yang berlangsung pada tanggal 14 November 2019 di Hotel Ritz Carlton, Mega Kuningan, Jakarta. Dalam penjurian ini, Laboratorium Klinik CITO mendapatkan kesempatan untuk mempresentasikan di hadapan dewan juri, sejauh mana keberhasilan PT Cito Putra Utama sebagai perusahaan induk pemilik jaringan Laoratorium Klinik CITO dalam melakukan transformasi digital.

Untuk mendapatkan hasil penjurian yang berkualitas, panitia menghadirkan dewan juri yang ahli di bidangnya, baik pengajar berpengalaman dari beberapa universitas terkemuka, pelaksana riset, maupun tenaga ahli di bidang digital.

Dewan Juri (Gambar dari Majalah MarketingEdisi 12/XIX/Desember 2019

Adapun dewan juri yang ikut menilai adalah Dr. Asnan Furinto, MBA, Dean DRM Bina Nusantara University; Fathony Rahman, DBA, Director of Business Studies Prasetiya Mulya; Brian Hendrata, Head Digital Frontier Digital; Tommy Teguh Susetio, Business Development Director Frontier Group; dan Hartono Yarmantho, Head of Research and Intelligence Survey One.

Para dewan juri mengevaluasi tingkat keberhasilan transformasi digital yang dilakukan oleh perusahaan melalui parameter 5 dimensi utama yang masing-masing memiliki 2 sub dimensi, yaitu:

  • Product Awareness. Parameter ini merupakan evaluasi terhadap tingkat keseringan customer mencari informasi brand melalui media online dan besaran added value bagi perusahaan setelah perusahaan mendigitalisasi brandnya dalam hal iklan maupun penjualan di media online.
  • Customer Touchpoints. Parameter ini merupakan evaluasi terhadap jumlah customer yang mengetahui channel pemasaran online suatu brand dan tingkat kepuasan customer terhadap brand yang diiklankan dan dijual di media online.
  • Organizational Initiatives. Parameter ini merupakan evaluasi terhadap kompetensi staff perusahaan dalam menggunakan teknologi digital yang ada saat ini dan seberapa menarik perusahaan sebagai tempat kerja bagi karyawan milenial.
  • Strategic Initiatives. Parameter ini merupakan evaluasi terhadap kreatifitas dan agresivitas perusahaan dalam mengembangkan infrastruktur dan layanan digital suatu brand dan tingkat kesiapan brand dalam menghadapi kompetisi digital di 1 tahun yang akan datang.
  • Process Quality. Parameter ini merupakan evaluasi terhadap kualitas dan efisiensi digital platform (website, sosmed, aplikasi) yang dimiliki perusahaan dan keuntungan dari kolaborasi/kerjasama digital yang dilakukan brand dengan pihak lain.

Evaluasi dilakukan menggunakan skala Likert 1 = sangat tidak baik sampai dengan 7 = sangat baik. Perusahaan juga diberi kesempatan untuk presentasi di depan juri berdasarkan parameter tersebut di atas. Semua komponen pembentuk Digital Company Index (DCl) tersebut dianalisis. Perusahaan yang dinilai berhasil melakukan transformasi digital dan mendapat predikat pemenang dengan diberi tanda “TOP” adalah perusahaan yang memiliki indeks di atas rata-rata industri.