Home » Infographic » Deteksi Dini Kanker Yang Sering Diderita Oleh Wanita di Indonesia

Mari Deteksi Dini Kanker

Menunda berarti memberi kesempatan sel kanker berkembang dan mengurangi kesempatan untuk sembuh!

Deteksi Risiko Kanker Payudara Pada Wanita:

  • Lakukan SADARI (Pemeriksaan Payudara Sendiri) untuk mengetahui adanya benjolan atau penebalan pada jaringan kulit payudara.
  • Deteksi dini kanker payudara dengan metode SADANIS (Pemeriksaan Payudara Klinis) di Fasilitas Pelayanan Kesehatan yang mempunyai Petugas Kesehatan terlatih dan kompeten serta memiliki sarana dan prasarana.

Deteksi Risiko Kanker Serviks Pada Wanita:

  • Metode Pap Smear atau Metode Inspeksi Visual dengan Asam Asetat (IVA) perlu dilakukan oleh wanita yang sudah melakukan hubungan seksual terutama pada usia 30 – 50 tahun bertujuan untuk menemukan lesi prakanker dan mengetahui adanya perubahan sel leher rahim.
  • Test DNA HPV (genotyping/hybrid capture). Tes ini bertujuan untuk melihat keberadaan virus HPV setelah pemeriksaan PAP smear menunjukkan adanya infeksi HPV.

Sumber: P2PTM Kemenkes 2019

Informasi lebih lanjut tentang screening resiko kanker di Laboratorium Klinik CITO silakan menghubungi nomor WA: 0811 275 8028 (Chat Only)