Seminar Thalasemia di Purwokerto - Laboratorium Medis - Klinik Utama CITO

gunting-pita-purwokerto

Baru baru ini telah di kota Purwokerto telah digelar acara Seminar Thalasemia. Tepatnya digelar pada tanggal 10 Januari 2015 bertepatan dengan Acara Grand Opening Laboratorium Cabang Purwokerto. Sebagai Pembicara pada seminar yang diikuti oleh praktisi dunia kedokteran di kota Purwokerto dan sekitarnya ini yaitu dr. Nyoman Sutji, M.Kes, Sp.PK; dr. Moedrik Tamam Sp. A (K); dr. Sofwan Dahlan Sp.F. Acara seminar dibukan dengan seremonial gunting pita yang dilakukan oleh Kepala Dinas Kesehatan Banyumas dr. Istanto, MKes didampingi CEO PT. CITO PUTRA UTAMA dr. Dyah Anggraeni M.Kes, Sp.PK

Dalam pembukaannya, dr, Sutji Sp.PK sebagai pembicara pertama dalam tema thalasemia secara umum manyampaikan bahwa penyakit thalasemia merupakan suatu penyakit kelainan darah resesif autosomal atau bersifat genetik dimana kerusakan DNA akan menyebabkan ketidakseimbangan pembuatan salah satu dari keempat rantai asam amino yang memproduksi sel darah merah (hemoglobin) penderitanya, serta mudah rusak sehingga kerap menyebabkan anemia.

Berdasarkan gejala klinis dan tingkat keparahannya ada 3 jenis thalasemia yaitu : 1) Thalasemia mayor, dimana kedua orang tua merupakan pembawa sifat, dengan gejala dapat muncul sejak awal masa anak-anak dengan kemungkinan hidup terbatas. 2) Thalasemia minor, gejalanya lebih ringan dan sering hanya sebagai pembawa sifat saja. Biasanya ditandai dengan lesu, kurang nafsu makan, sering terkena infeksi. 3) Thalasemia Intermedia, merupakan kondisi antara mayor dan minor, dapat mengakibatkan anemia berat dan masalah berat seperti deformalitas tulang, pembengkaan limpa. Yang membedakan dengan thalasemia mayor, adalah berdasarkan ketergantungan penderita pada transfusi darah.