(024) 3566749 | WA 0811 275 8028 (Text Only)

PENYAKIT THALASEMIA


 

Thalasemia merupakan penyakit menurun yang ditandai dengan gangguan dan ketidakmampuan memproduksi eritrosit dan hemoglobin

Nama Pemeriksaan CARBAMAZEPHINE / TEGRETOL
Manfaat Pemeriksaan Memantau kecukupan terapi, efikasi ataupun kemungkinan toksisitas carbamazepine
Metode Densitometri
Sampel Serum
Volume Minimal 1 ml
Persiapan Pasien
Stabilitas Sampel 2-8 °C : 24 jam
Penanganan sampel/ Transportasi Ice pack ( suhu 2 – 8°C )
Kriteria Penolakan Sebaiknya tidak menggunakan sampel hemolisis, lipemik dan ikterik.
Nilai Rujukan 5 to 12 mcg/mL
Catatan Carbamazepine termasuk golongan obat antiepilepsi yang banyak diindikasikan untuk terapi penyakit neurologi dan psikis, seperti seizure dan diabetik nefropati. Konsentrasi puncak carbamazepine dalam darah tercapai sekitar 6 jam setelah dosis oral, dan akan dieliminasi melalui hati serta membentuk satu metabolit aktif.
Nama Pemeriksaan CYCLOSPORIN
Manfaat Pemeriksaan Memantau kecukupan terapi, efikasi ataupun kemungkinan toksisitas cyclosporin parent
Metode Densitometri
Sampel Darah EDTA/Heparin
Volume Minimal 3,0 ( 2,0 ) ml
Persiapan Pasien
Stabilitas Sampel 2-8 °C : 7 hari
Penanganan sampel/ Transportasi Ice pack ( suhu 2 – 8°C )
Kriteria Penolakan Hemolisis : Mutlak; Beku : Mutlak.
Nilai Rujukan 100 to 400 ng/mL (12 hours after dose)
Catatan Sampel dikirim dengan menggunakan box styrofoam dengan menggunakan es batu (dalam plastik). Untuk menghindari goncangan, isi box styrofoam harus padat, dapat dipadatkan dengan menggunakan kertas atau tissue.
Nama Pemeriksaan PHENOBARBITAL/ LUMINAL
Manfaat Pemeriksaan Memantau kecukupan terapi, efikasi ataupun kemungkinan toksisitas phenobarbital
Metode Densitometri
Sampel Serum
Volume Minimal 1 ml
Persiapan Pasien
Stabilitas Sampel
Penanganan sampel/ Transportasi Ice pack ( suhu 2 – 8°C)
Kriteria Penolakan Sebaiknya tidak menggunakan sampel yang hemolisis, lipemik, ikterik, dan beku ulang
Nilai Rujukan 10 to 30 mcg/mL
Catatan Dianjurkan pengambilan spesimen dilakukan pada waktu yang sama pada pengambilan sampel berikutnya dan catat waktunya.
Nama Pemeriksaan DIGOXIN
Manfaat Pemeriksaan Konfirmasi toksisitas, menentukan efek dari faktor-faktor yang mempengaruhi farmakokinetik, kegagalan terapetik, dan pemenuhan terapi digoxin.
Metode Densitometri
Sampel Serum
Volume Minimal 1 ml
Persiapan Pasien
Stabilitas Sampel 2-8 °C : 24 jam, < -10 °C : 7 hari
Penanganan sampel/ Transportasi Ice pack ( suhu 2 – 8°C )
Kriteria Penolakan Sebaiknya tidak menggunakan sampel hemolisis, lipemik, ikterik, dan beku ulang. Serum lipemik diultracentrifuge.
Nilai Rujukan
  • 0.8 to 2.0 ng/mL
Catatan
Nama Pemeriksaan PHENYTOIN/ DILANTIN
Manfaat Pemeriksaan Memantau kecukupan terapi, efikasi ataupun kemungkinan toksisitas phenytoin
Metode Densitometri
Sampel Serum
Volume Minimal 1 ml
Persiapan Pasien
Stabilitas Sampel 2-8 °C : 24 jam, < -10 °C : 7 hari
Penanganan sampel/ Transportasi Ice pack ( suhu 2 – 8°C)
Kriteria Penolakan Sebaiknya tidak menggunakan sampel hemolisis, lipemik, ikterik, dan beku ulang. Jangan menggunakan tabung serum separator.
Nilai Rujukan 10 to 20 mcg/mL
Catatan Untuk pasien yang menerima fosphenytoin, pengambilan spesimen dilakukan 2 jam setelah pemberian intravena atau 4 jam setelah pengambilan intramuscular.
Nama Pemeriksaan TACROLIMUS
Manfaat Pemeriksaan Memantau kecukupan dosis dalam penanganan imunosupresan untuk transplan organ. Pemeriksaan ini sebaiknya dilakukan bersamaan dengan pemeriksaan fungsi ginjal.
Metode Densitometri
Sampel Darah EDTA
Volume Minimal 3 ml
Persiapan Pasien
Stabilitas Sampel 2 – 8 °C: 14 hari
Penanganan sampel/ Transportasi Ice pack ( suhu 2 – 8°C)
Kriteria Penolakan
Nilai Rujukan 5 to 15 ng/mL (12 hours after dose)
Catatan
Nama Pemeriksaan THEOPHYLLINE/ AMINOPHYLLIN
Manfaat Pemeriksaan Mendeteksi kecukupan dosis terapi dan memprediksi kemungkinan terjadinya toksisitas theophylin
Metode Densitometri
Sampel Serum
Volume Minimal 1 ml
Persiapan Pasien
Stabilitas Sampel 2-8 °C : 24 jam, < -10 °C : 7 hari
Penanganan sampel/ Transportasi Ice pack ( suhu 2 – 8°C)
Kriteria Penolakan Hemolisis : Mutlak; Lipemik : Tidak Mutlak (diultrasentrifuge); Beku ulang : Mutlak.
Nilai Rujukan 10 to 20 mcg/mL
Catatan Jangan menggunakan tabung SST
Nama Pemeriksaan VALPROIC ACID
Manfaat Pemeriksaan Memantau kecukupan terapi, efikasi ataupun kemungkinan toksisitas valproic acid.
Metode Densitometri
Sampel Serum
Volume Minimal 3 ml
Persiapan Pasien
Stabilitas Sampel
Penanganan sampel/ Transportasi Ice pack ( suhu 2 – 8°C)
Kriteria Penolakan
Nilai Rujukan 50 to 100 mcg/mL
Catatan Gunakan tabung bertutup merah, jangan menggunakan tabung SST. Waktu optimum pengumpulan spesimen : 1 jam sebelum dosis berikutnya