(024) 3566749 | Fax (024) 3557770 | WA 0811 275 8028 (Text Only)

 

SISTEMIK LUPUS ERITEMATOSUS


 

Lupus merupakan penyakit yang terkait dengan kekebalan tubuh manusia. Penyakit ini juga dikenal sebagai penyakit autoimun. Penyakit terjadi apabila terjadi anomali pada sistem dan kerja sel pertahanan tubuh manusia

 

Nama Pemeriksaan ANA IgG ( Anti Nuclear Antibody )
Manfaat Pemeriksaan pemeriksaan untuk menentukan apakah auto-antibodi terhadap inti sel.Memberikan sensitifitas yang baik untuk SLE sehingga sering digunakan untuk skrining rematik autoimun. Pemeriksaan ini juga dianjurkan dokter pada kondisi penyakit rematik sistemik lainnya berdasarkan riwayat klinis
Metode ELISA / Bioluminescenassay
Sampel Serum
Volume   Minimal 1 ml
Persiapan Pasien Tidak ada persiapan khusus
Stabilitas Sampel suhu 2 – 8° C: 24 jam; -20°C: > 24 jam
Penanganan Sampel/ Transportasi ice pack ( 2 – 8° C )
Kriteria Penolakan beku ulang (mutlak), hemolisis (mutlak), lipemik (mutlak), diinaktivasi (mutlak).
Nilai Rujukan Negatip : < 20 Unit

Equivocal : 20 – 60 Unit

Positif : > 60 Unit

Nama Pemeriksaan Anti ds-DNA
Manfaaat Pemeriksaan Tes konfirmasi untuk SLE; memantau sumber klinis dan respon terapi.untuk menentukan apakah pasien memiliki antibodi terhadap materi genetik di dalam sel.
Metode ELISA / Bioluminescenassay
Sampel Serum
Volume Minimal 1 ml
Persiapan Pasien Tidak ada persiapan khusus
Stabilitas Sampel ambient ( suhu 25 – 30°C): 8 jam ; 2 – 8° C : 48 jam; – 20° C: > 48 jam
Penanganan Sampel/ Transportasi ice pack (suhu 2 – 8° C )
Kriteria penolakan hemolisis (mutlak), lipemik (mutlak),
Nilai Rujukan Negatip                        : 0 – 200       IU/mL

Equivocal                   : 201 – 300   IU/mL

Moderate Positip     : 301 – 800   IU/mL

Strong Positip           : > 800           IU/mL

Catatan
Nama Pemeriksaan C3 KOMPLEMEN
Manfaat Pemeriksaan Komplemen berperan dalam sistem pertahanan tubuh,antara lain melalui proses opsonisasi, untuk memudahkan eliminasi kompleks imun oleh selkarier atau makrofag.

Defisiensi komplemen C3 akan menyebabkan kepekaan terhadap infeksi meningkat, keadaan inimerupakan predisposisi untuk timbulnya penyakit kompleks imun

Pada penderita penyakit LES sering ditemukan defisiensi komplemen C3 dan atauC4, yaitu pada penderita penyakit LES dengan manifestasi ginjal.

Metode ELISA / Bioluminescenassay
Sampel Serum
Volume Minimal 1 ml
Persiapan Pasien Tidak ada persiapan khusus
Stabilitas Sampel suhu 2 – 8°C: 2 hari; suhu 20 – 25°C: 4 hari; suhu -20°C: 8 hari
Penanganan Sampel/ Transportasi ice pack ( suhu 2 – 8° C )
Kriteria Penolakan Hemolisis : Hb > 1000 mg/dL; Lipemik : Trigliserida > 2000 md/dL; Beku ulang : Mutlak; Ikterus : Bilirubin > 60 mg/dL; Rhematoid Factor > 1200 IU/mL
Nilai Rujukan 0.7 – 1,6 g/L
Catatan
Nama Pemeriksaan C4 KOMPLEMEN
Manfaat Pemeriksaan Komplemen berperan dalam sistem pertahanan tubuh,antara lain melalui proses opsonisasi, untuk memudahkan eliminasi kompleks imun oleh sel karier atau makrofag.

Penurunan konsentrasi C4 mengindikasikan kondisi disseminated iontravaskular coagulation ( DIC ) : acute glomerular nephritis , hepatitis kronik dan SLE.
Pada penderita penyakit LES sering ditemukan defisiensi komplemen C3 dan atauC4, yaitu pada penderita penyakit LES dengan manifestasi ginjal.

Manfaat Pemeriksaan Peningkatan konsentrasi C4 yang bersamaan dengan CRP berkaitan dengan penyakit inflamasi akut atau Inflamasi jaringan.

 

Metode ELISA / Bioluminescenassay
Sampel Serum
Volume Minimal 1 ml
Persiapan Pasien Tidak ada persiapan khusus
Stabilitas Sampel suhu 2 – 8°C: 2 hari; suhu 20 – 25°C: 2 hari
Penanganan Sampel/ Transportasi ice pack ( suhu 2 – 8° C )
Kriteria Penolakan Hemolisis : Hb > 900 mg/dL; Lipemik : Trigliserida > 2000 md/dL; Beku ulang : Mutlak; Ikterus : Bilirubin > 60 mg/dL; Rhematoid Factor > 1200 IU/mL
Nilai Rujukan 0.2 – 0.4 g/L
Catatan
Nama Pemeriksaan LE SEL
Manfaat Pemeriksaan Untuk mengetahui adanya sel Lupus Erythematosus pada penderita SLE.
Metode Manual
Sampel Darah beku
Volume Minimal 10 ml
Persiapan Pasien Tidak ada persiapan khusus
Stabilitas Sampel ambient (25 – 30° C): 24 jam
Penanganan Sampel/ Transportasi Tanpa ice pack ( ambient:25 – 30° C )
Kriteria penolakan
Nilai Rujukan Negatip
Catatan