Tangan Tremor, Apa yang Menyebabkannya Terjadi?

Tangan Tremor, Apa yang Menyebabkannya Terjadi?

Dalam keseharian, banyak kegiatan yang melibatkan berbagai bagian tubuh untuk melakukan berbagai aktivitas. Namun terdapat beberapa orang yang memiliki kelemahan dan kekurangan dalam menggunakan berbagai tubuhnya yang dikarenakan oleh tremor atau rasa gemetar yang diakibatkan oleh gangguan otak untuk mengontrol pergerakkan otot. Dari berbagai bagian tubuh yang mengalami, tangan tremor merupakan hal yang paling banyak terjadi.

Baca juga: Betis Kram Saat Tidur (Penyebab dan Penanganannya)

Penyebab Tangan Tremor

  • Tremor esensial adalah jenis gangguan gerakan yang paling umum. Tremor esensial biasanya merupakan tremor postural atau intensi. Tremor esensial mungkin ringan dan tidak berkembang, atau mungkin berkembang perlahan selama beberapa tahun. Ini biasanya dimulai sebagai tremor bilateral, yang berarti mempengaruhi kedua sisi tubuh.
  • Tremor parkinsonian, disebabkan oleh penipisan dopamin di ganglia basal. Ganglia basal adalah sekelompok inti di otak. Tremor ini biasanya dimulai pada satu tungkai atau di satu sisi tubuh sebelum berlanjut ke sisi lainnya.
  • Tremor psikogenik, sering mengalami gangguan konversi (kondisi psikologis yang menimbulkan gejala fisik) atau kondisi kejiwaan lainnya.
  • Tremor distonik, kelainan gerakan yang ditandai dengan kontraksi otot yang tidak disengaja. Kontraksi otot menyebabkan gerakan memutar dan berulang atau postur abnormal, seperti memutar leher. Ini dapat terjadi pada usia berapa pun.
  • Tremor cerebellar adalah jenis tremor niat yang disebabkan oleh lesi atau kerusakan otak kecil dari stroke, tumor, penyakit Multiple Sclerosis, penggunaan alkohol atau obat-obatan tertentu secara berlebihan.
  • Tremor ortostatik, biasanya terjadi di kaki. Ini adalah kontraksi otot berirama yang cepat yang terjadi segera setelah berdiri. Getaran ini sering dianggap sebagai ketidakstabilan. Tidak ada tanda atau gejala klinis lainnya.
  • Tremor fisiologis, memengaruhi tangan dan jari, tetapi biasanya tidak terlihat dengan mata telanjang. Ini adalah respons fisik normal yang terjadi pada semua individu. Tremor ini terjadi karena reaksi dari obat-obatan tertentu, alkohol, kondisi medis seperti hipoglikemia, ketidakseimbangan elektrolit, atau tiroid yang terlalu aktif.

Penanganan dan Diagnosa Tremor

Pemeriksaan fisik, Dokter akan mengamati area yang terkena. Tremor terlihat pada inspeksi visual. Namun, penyebab tremor tidak dapat didiagnosis hingga melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Dokter juga meminta menulis atau memegang benda untuk mengevaluasi tingkat keparahan tremor.

Tes laboratorium, untuk mengumpulkan sampel darah dan urin untuk memeriksa tanda-tanda penyakit tiroid atau kondisi medis lainnya. Selain itu, tes neurologis dapat dilakukan untuk melakukan pemeriksaan neurologis. Tes ini dilakukan untuk memeriksa fungsi sistem saraf tubuh.

Baca juga: Darah Tinggi (Hipertensi), Apakah Dapat Disembuhkan?

The Takeaways

Tremor bisa normal. Mereka tidak selalu mengganggu kehidupan sehari-hari atau bahkan memerlukan perawatan.

Mereka mungkin terjadi ketika berada di bawah banyak tekanan atau mengalami kecemasan atau ketakutan. Begitu perasaan mereda, tremor biasanya berhenti. Gemeretak gigi saat kedinginan juga dianggap sebagai tremor.

Jika menduga bahwa tremor merupakan tanda dari kondisi yang lebih serius atau merupakan efek samping dari obat yang diminum, bicarakan dengan Dokter dahulu.