Mager alias Males Gerak Ternyata juga Berbahaya
WA 0813-2507-9997 (Chat Only) support@labcito.co.id

Mager juga BerbahayaKebiasaan anak muda dengan bermain gadget sudah sangat lekat. Bahkan banyak di antaranya tidak bisa lepas dari gadgetnya sebentar saja. Ya hal ini tak lepas dari akibat kemudahan dalam mengakases dan mendapatkan berbagai hal melalui gadget menjadi kecanggihan di jaman ini. Dengan berkembangnya teknologi tadi, menyebabkan banyak di antaranya menjadi individu yang mager atau males gerak.

Mager yang Dikarenakan oleh Kemajuan Teknologi

Kemudahan dalam berbagai hal melalui gadget sungguh mengubah pola kehidupan banyak orang. Sejatinya, kemajuan teknologi yang kini berjalan sangat membantu banyak orang. Mulai dari pengangguran yang menjadi mendapatkan kerja menjadi kurir pengantaran makanan maupun barang dan banyak UMKM yang berkembang dengan baik dengan berbisnis melalui online.

Akan tetapi, kemajuan teknologi ini juga menyebabkan beberapa hal menjadi tidak baik. Mager adalah satu dari banyak akibat yang terdampak oleh kemjuan teknologi. Males gerak juga masih dianggap biasa dan sepele saja oleh banyak orang. Padahal, mager merupakan penyebab kematian terbanyak kedua menurut WHO. Menurut artikelnya yang bertajuk “Physical inactivity a leading cause of disease and disability, warns WHO”, mengungkapkan jika gaya hidup sedenter atau gaya hidup yang kurang aktivitas gerak dapat menyebabkan:

  1. Kematian 
  2. Dua kali lebih beresiko terkena Kardiovaskular
  3. Diabetes dan Obesitas
  4. Meningkatkan resiko terkena Kanker Usus Besar
  5. Darah Tinggi
  6. Osteoporosis
  7. Gangguan pada Lipid
  8. Depresi dan Kecemasan

Tingkatkan Aktivitas Fisik

Untuk meningkatkan aktivitas dan mengurangi mager, Sahabat dapat melakukan aktivitas fisik yang menyenangkan. Contoh, dengan berjalan kaki di Mall hingga ratusan langkah itu sudah baik. Karena pada satu hari, Sahabat memerlukan untuk berjalan kaki minimal sebanyak 7.500 langkah. Hal lain yang dapat dilakukan adalah untuk mencoba diri untuk melakukan olahraga ringan yang rutin satu jam per-hari. Masih banyak hal lagi yang dapat dilakukan seperti menyapu, mengepel, mencuci. Hingga mengurangi kebiasaan diri untuk membeli dan memesan barang maupun makanan lewat online, menggantinya dengan berjalan kaki untuk jarak yang dekat.

Dengan fakta bahaya dari mager dari WHO tadi cukup membuktikan jika males gerak memang harus dicegah. Tips beraktivitas yang ringan hingga sulit bisa Sahabat coba. Menambah aktivitas fisik di pagi hari atau setelah bekerja dan mengelola hidup sehat seperti makan makanan yang bergizi sudah menjadi keharusan untuk mendapatkan badan yang sehat. Sahabat juga perlu untuk rutin memeriksa kondisi kesehatan dengan Screening Medical Check-Up. Melakukan Medical Check-Up dengan berkala akan membuat tubuh lebih terjaga dan mendapatkan perawatan yang tepat sesuai dengan kondisi kesehatan terkini.