Covid-19 adalah penyakit yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2. Untuk screening awal dapat dilakukan pemeriksaan Rapid Test antibodi terutama bagi seseorang yang dicurigai telah terpapar virus dan dikategorikan sebagai OTG (Orang tanpa gejala), ODP (Orang Dalam Pemantauan), dan PDP (Pasien Dalam Penawasan). Sedangkan untuk penegakan diagnosa perlu dilakukan pemeriksaan Swab PCR.

Gejala penyakit Covid-19 biasanya muncul seminggu setelah seseorang terpapar virus SARS-CoV-2. Pemeriksaan Swab PCR dapat mendeteksi virus SARS-CoV-2 sejak seseorang terpapar virus. Sedangkan antibodi untuk pemeriksaan Rapid Test terhadap virus SARS-CoV-2 mulai terbentuk satu minggu setelah seseorang menunjukkan gejala penyakit Covid-19. Gejala penyakit Covid-19 seperti batuk, sakit tenggorokan, dan demam mulai muncul satu minggu sejak seseorang tertular virus SARS-CoV-2.

Pemeriksaan Rapid Test Bisa Dengan Voucher Online

PENJELASAN PANEL:

Panel Screening 1

  • Panel 1 ditujukan untuk pasien tanpa gejala (OTG/ Orang tanpa gejala). Digunakan untuk mengetahui, apakah seseorang terpapar Virus SARS CoV-2 atau tidak.
  • Pemeriksaan dilakukan 2 kali dengan selisih waktu 7-10 hari untuk mengetahui apabila pemeriksaan pertama antibody masih rendah atau belum terdeteksi

Panel Screening 2

  • Panel 2 ditujukan apabila anda mengalami gejala flu, tidak enak badan, lemah dll.
  • Selain pemeriksaan antibody, panel 2 dilengkapi dengan pemeriksaan Darah Lengkap Otomatis (DLO) untuk mendeteksi :
  1. Adakah penurunan nilai total limfofit (Absolut Limfocyte Count/ ALC ) yang biasanya menurun cukup rendah sampai < 1000 / mmk dan merupakan indikasi kearah infeksi Virus.
  2. Adakah peningkatan nilai Netrofil Limfosit rasio / NLR . Pada penderita Covid-19, NLR pada umumnya meningkat sampai > 2 kali nilai rujukan. Nilai rujukan yang digunakan yaitu 3,13.
  • Pemeriksaan lain adalah CRP kuantitatif, yang pada infeksi Covid 19, seringkali terdapat peningkatan yang cukup tinggi, bisa 2-3 kali diatas nilai rujukan laboratorium.

Panel Screening 3

  • Seperti Panel 2 ditambah pemeriksaan Rontgen Foto Thorax untuk mengetahui adakah gambaran infiltrate pada paru
  • Ditujukan bagi anda yang mengalami gejala batuk / sesak nafas.
Periode Pemeriksaan Untuk Deteksi Infeksi Virus SARS-COV-2

(sumber gambar: https://ctkbiotech.com/2020/05/15/understanding-the-intended-use-of-ctks-onsite-covid-19-igg-igm-rapid-test/)

Penjelasan:

  • Sejak terpapar virus, seseorang sudah bisa mulai melakukan pemeriksaan Swab PCR dan bisa diketahui ada atau tidaknya virus.
  • Gejala penyakit Covid-19 seperti batuk, sakit tenggorokan, dan demam umumnya mulai muncul sejak satu minggu setelah seseorang tertular virus. Batuk menjadi salah satu gejala Covid-19 yang paling terlihat. Salah satu gejala batuk dari infeksi virus corona yaitu batuk kering, terus-menerus , disertai sesak napas.
  • Antibodi terhadap virus mulai muncul sejak satu minggu setelah menunjukkan gejala.
  • Periode antara masuknya virus dengan timbulnya antibody, disebut sebagai periode jendela (Window Periode)

Voucher Pemeriksaan Swab RT-PCR SARS CoV-2

Untuk pemeriksaan Swab RT-PCR harus reservasi minimal satu hari (H-1) sebelum pemeriksaan.

Pemeriksaan Rapid Test Antibodi Virus SARS-CoV-2 Covid-19 di Laboratorium Klinik CITO

Pemeriksaan Rapid Test Antibodi merupakan sebuah metode pemeriksaan tes cepat untuk mengetahui apakah di dalam tubuh seseorang telah terbentuk antibodi terhadap virus SARS-CoV-2 penyebab penyakit Covid-19. Antibodi terhadap virus SARS-CoV-2 inilah yang akan di deteksi melalui pemeriksaan rapid test antibodi.

Metode yang di gunakan untuk pemeriksaan antibody  ini ada beberapa macam, antara lain:

  • Deteksi antibody secara manual / Rapid test / IgM /IgG (Point Of Care Testing / POCT)
  • Deteksi antibody dengan menggunakan alat / Instrument Based Tes (EIA Based)

Laboratorium klinik CITO menggunakan  metode Instrument Based Tes dengan menggunakan metode ECLIA (Enzyme Chemiluminescence Assay).

Ada beberapa hal yang menjadi dasar alasan kami menggunakan metode ECLIA untuk pemeriksaan  COVID 19, antara lain:

1. Alat yang di gunakan adalah full automatic

Pemeriksaan yang di lakukan dengan menggunakan alat full automatic  meminimalis terjadinya human error / kesalahan karena factor manusia , karena ketidak telitian maupun ketidak tepatan dalam pembacaan hasil , karena kalibrasi dan QCI ( Quality Control Internal ) di lakukan setiap hari , apabila nilai QCI yang di peroleh  tidak masuk dalam rentang nilai , maka pemeriksaan terhadap sampel tidak akan di lakukan , hal ini sebagai Quality Assurance yang kami lakukan .  Selain itu, alat memiki kecepatan tinggi , mampu melakukan pemeriksaan sampai dengan 200 tes / Jam.

2. Reagen yang kami  gunakan sudah memenuhi kriteria penting dalam kualitas, yaitu:

  • Sudah mendapatkan FDA-EUA  Approved  (03 MEI 2020)
  • Sudah mendapatkan CE mark (28 April 2020)
  • Tes serologi sesuai guideline CDC (Interim Guidelines for COVID-19 Antibody Testing)
  • Sudah di evaluasi oleh Public Health England dan telah di gunakan sebagai screening untuk pemulihan ekonomi di UK
  • Digunakan Public Health Singapore untuk uji prevalensi
  • Memiliki spesifitas 81% dan telah di uji Tidak ada reaksi silang dengan jenis  flu umum atau varian lain dari corona virus
  • Memiliki sensitivitas 100 % setelah hari ke 14 di mana antibody memang sudah terbentuk setelah terkonfirmasi PCR positif

3. Sampel Pemeriksaan Rapid Test

Pemeriksaan rapid test ini menggunakan sampel dari darah. Ada dua pilihan sampel darah yang digunakan yaitu darah vena dan darah kapiler. Pemeriksaan dengan sampel darah vena – lengan –  yang di sentrifuge (diputar) kemudian diambil serumnya untuk diperiksa antibodi terhadap virus SARS-CoV-2. Metode ini lebih akurat bila dibandingkan dengan pemeriksaan yang menggunakan sampel darah kapiler.

Untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat, seluruh pemeriksaan rapid test antibodi di Laboratorium Klinik CITO  menggunakan sampel  darah vena karena sensitifitas hasil lebih tinggi dibandingkan sampel darah kapiler.

4. Hasil Pemeriksaan Rapid Test

Hasil pemeriksaan rapid test antibodi ada dua macam yaitu reaktif dan non reaktif.

Hasil yang non reaktif belum bisa menjadi penegakan diagnosa bahwa pasien belum terpapar virus ini. Sebaiknya tetap melakukan isolasi mandiri dan menerapkan physical distancing.

Kemudian melakukan pemeriksaan rapid test antibodi kembali pada  hari ke 7 – 10 setelah pemeriksaan rapid test yang pertama.

Bila hasil pemeriksaan rapid test antibodi anda reaktif, langkah selanjutnya adalah dengan melakukan pemeriksaan Swab PCR untuk penegakan diagnosa apakah pasien benar-benar terinfeksi oleh virus SARS-CoV-2.

Pemeriksaan Swab PCR Virus SARS-CoV-2 Covid-19 di Laboratorium Klinik CITO

Pemeriksaan Swab RT-PCR (Reverse Transcription Polymerase Chain Reaction) atau sering disebut dengan Swab PCR merupakan jenis pemeriksaan yang memiliki tujuan untuk menegakkan diagnosa dari penyakit Covid-19. Untuk pemeriksaan Swab PCR ini berbeda dengan pemeriksaan Rapid Test. Rapid test merupakan jenis pemeriksaan screening antibodi dengan sampel darah. Apabila hasil pemeriksaan rapid test menunjukkan hasil yang reaktif, maka untuk menegakkan diagnosa maka pasien dianjurkan untuk menjalani pemeriksaan lanjutan dengan pemeriksaan Swab PCR. Selama masa menunggu hasil pemeriksaan Swab PCR keluar, pasien dianjurkan untuk tetap melakukan isolasi mandiri.

Sampel Pemeriksaan Swab PCR

Pemeriksaan Swab PCR menggunakan sampel lendir yang dapat diambil melalui hidung (nasofaring) atau mulut (orofaring). Hasil pemeriksaan Swab PCR ini akan benar-benar menunjukkan keberadaan virus SARS-CoV-2 penyebab penyakit Covid-19 di dalam tubuh pasien.

Tahapan prosedur pemeriksaan Swab PCR ini yaitu, alat swab / dacron yang akan diusapkan ke area belakang hidung/ nasofaring untuk memperoleh sampel cairan atau lendir yang ada di area ini. Kemudian sampel yang diambil akan di analisa menggunakan teknis PCR di Laboratorium Klinik CITO.

Virus penyebab COVID-19 merupakan virus RNA, deteksi virus ini dengan tes PCR akan diawali dengan proses konversi (perubahan) RNA yang ditemukan di sampel menjadi DNA.

Proses mengubah RNA virus menjadi DNA dilakukan dengan enzim reverse-transcriptase, sehingga di sebut dengan Reverse-Transcriptase Polymerase Chain Reaction (RT-PCR).

Setelah RNA diubah menjadi DNA, barulah alat PCR akan melakukan amplifikasi atau perbanyakan materi genetik ini sehingga bisa terdeteksi. Jika alat  PCR mendeteksi RNA virus Corona di sampel nasofaring yang diperiksa, maka hasilnya dikatakan positif.

Sekilas Tentang Pemeriksaan PCR

PCR atau polymerase chain reaction adalah pemeriksaan laboratorium untuk mendeteksi keberadaan material genetik dari sel, bakteri, atau virus. Material genetik yang ada di dalam setiap sel, bisa berupa DNA (deoxyribonucleic acid) atau RNA (ribonucleic acid).

(sumber gambar: http://dnacamp.cgrb.oregonstate.edu)

 

 

Alat PCR  (Real Time PCR & Ekstraksi Otomatis)

 

 

Hasil Pemeriksaan Swab PCR

Hasil pemeriksaan Swab PCR ada dua macam yaitu positif dan negatif. Hasil positif menandakan adanya virus SARS-CoV-2. Hasil negatif berarti tidak ditemukan adanya virus SARS-CoV-2 dalam sampel pemeriksaan. Pengulangan pemeriksaan Swab PCR tetap perlu dilakukan sesuai anjuran dari dokter atau tenaga medis yang menangani pasien.  Standar hasil pemeriksaan Swab PCR di Laboratorium Klinik CITO dapat diketahui 3 hari setelah pengambilan sampel swab dari pasien.

 

Interpretasi Hasil RT-PCR

Voucher Pemeriksaan Swab RT-PCR SARS CoV-2

Untuk pemeriksaan Swab RT-PCR harus reservasi minimal satu hari (H-1) sebelum pemeriksaan.

Daftar Cabang Yang Melayani Pemeriksaan Rapid Test Covid-19

  • Cabang Bogor
  • Cabang Jakarta
  • Cabang Jayapura
  • Cabang Kudus
  • Cabang Magelang
  • Cabang Pekalongan
  • Cabang Pemalang
  • Cabang Purwokerto
  • Cabang Semarang Dr Cipto
  • Cabang Semarang Indraprasta
  • Cabang Semarang Setiabudi
  • Cabang Solo
  • Cabang Surabaya
  • Cabang Tegal
  • Cabang Yogyakarta Atmosukarto
  • Kantor Pelayanan Bantul
  • Kantor Pelayanan Demak
  • Kantor Pelayanan Wates

Daftar Cabang Yang Melayani Pemeriksaan Swab PCR Covid-19

  • Cabang Bogor
  • Cabang Jakarta
  • Cabang Kudus
  • Cabang Magelang
  • Cabang Purwokerto
  • Cabang Semarang Indraprasta
  • Cabang Solo
  • Cabang Surabaya
  • Cabang Yogyakarta Atmosukarto

Untuk Melakukan Pemeriksaan Sebaiknya Anda Melakukan Reservasi Booking Pemeriksaan Minimal H-1 Untuk Kepastian Jadwal dan waktu pemeriksaan.

 

 

 

Beli Vocuher Pemeriksaan Swab RT-PCR SARS CoV-2

Untuk pemeriksaan Swab RT-PCR harus reservasi minimal satu hari (H-1) sebelum pemeriksaan.