(024) 3566749 | Fax (024) 3557770 | WA 0811 275 8028 (Text Only)

 

KOMPLIKASI DIABETES


 

Diabetes merupakan penyakit yang memiliki komplikasi (menyebabkan terjadinya penyakit lain) yang paling banyak. Hal ini berkaitan dengan kadar gula darah yang tinggi terus menerus, sehingga berakibat rusaknya pembuluh darah, saraf dan struktur internal lainnya

 

 

Nama Pemeriksaan HBA1C
Manfaat Pemeriksaan Menilai kualitas pengendalian diabetes dengan tujuan untuk mencegah komplikasi diabetes dan menilai efektivitas perubahan terapi setelah 2-3 bulan. Tidak direkomendasikan untuk skrining dan diagnosis diabetes.
Metode Turbidimetri Inhibition Immunoassay
Sampel Darah EDTA
Volume Minimal 2 ml
Persiapan Pasien Tidak diperlukan persiapan khusus sebelumnya.
Stabilitas Sampel suhu 2 – 8° C : 7 hari , 15 – 25⁰C : 3 hari
Penanganan Sampel/ Transportasi ice pack ( suhu: 2- 8 ° C )
Kriteria Penolakan Hemolisis
Nilai Rujukan Normal : <= 5.4 %

Resiko Tinggi : 5.5 – 6.4 %

Curiga DM : > = 6.5 %

Catatan Bila pasien mengalami hemoglobinopathi harap dicantumkan pada formulir permintaan
Nama Pemeriksaan INSULIN
Manfaat Pemeriksaan Diagnosa Insulinoma , Deteksi Penyebab Hipoglikemia, Identifikasi Insulin resisten, deteksi kebutuhan insulin pada DM Tipe 2
Metode Chemiluminescent
Sampel Serum
Volume Minimal 1 ml
Persiapan Pasien Puasa 8 – 10 jam
Stabilitas Sampel 2-8 ° C : 7 hari; -20 ° C : 3 bulan
Penanganan Sampel/ Transportasi ice pack (suhu: 2 – 8° C )
Kriteria Penolakan Hemolisis : mutlak, beku ulang : mutlak, ikterik : Bilirubin s/d 20 mg/dL.
Nilai Rujukan Puasa                 : 2.6 – 24.9 mU/mL
Catatan
Nama Pemeriksaan MIKROALBUMIN URINE
Metode Immunometric
Sampel Urin pagi, Urin sewaktu dan Urin 24 jam
Volume Minimal 10 ml
Persiapan Pasien Tidak diperlukan persiapan khusus sebelumnya
Stabilitas Sampel Tanpa pengawet pada suhu 2 – 4°C, beku lebih lama
Penanganan Sampel/ Transportasi tanpa ice pack ( ambient: suhu 25 – 30 °C )
Kriteria Penolakan
Nilai Rujukan Urine sewaktu / urine pagi : < 20 mg /L

 

Catatan